Kasus - Kasus Besar Akan Tetap Menjadi Perhatian Di Tahun 2013

Kasus - Kasus Besar Akan Tetap Menjadi Perhatian Di Tahun 2013
JAKARTA, SON - Tahun 2012 dianggap sebagai sebuah tahun yang sarat akan dinamika politik oleh Partai Keadilan Sejahtera. Beberapa isu krusial hadir di tahun ini dan masih akan terus berlanjut di tahun 2013 yang akan segera datang. Demikian dikatakan Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nurwahid.

Salah satu isu krusial yang dimaksud adalah mengenai penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi. PKS berpandangan hukum di Indonesia masih tajam kebawah, namun tumpul keatas. Bila kasus hukum melibatkan rakyat kecil, hukum sangat sigap bereaksi dan tanpa ampun menjatuhkan vonis yang tidak ringan.

"Contohnya kasus Heru dan Munir di Magelang yang dijerat pasal 170 dan 406 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara hanya karena memotong dua batang bambu milik tetangga-nya sendiri," ujar anggota Komisi I DPR ini dalam media gathering 'Refleksi Akhir Tahun 2012 Fraksi PKS DPR RI' di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (21/12/2012).

Namun berbanding terbalik jika hukum melibatkan kelompok elit, maka hukum akan menjadi tumpul atau bahkan bisa ditawar. Sejauh ini, bagi Hidayat, bisa dilihat dengan banyak-nya kasus besar yang cenderung jalan ditempat jika melibatkan kelompok elit, seperti Century dan Hambalang.

"Selain itu, ada beberapa kasus lagi yang bagi kami mengancam kedaulatan hukum di Indonesia. Contohnya pemberian grasi bandar narkoba, pemalsuan vonis, dan pelemahan KPK," jelas Hidayat.

Mengenai pelemahan KPK sendiri, Hidayat melihat dari pembahasan draf revisi UU No 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Oleh sebab itu PKS sendiri secara tegas mendukung agar pembahasan draf revisi UU ini dihentikan.

"Fraksi PKS berharap dukungan besar masyarakat dan sebagian besar fraksi di DPR dalam memperkuat institusi KPK mendapat balasan dari KPK untuk terus meningkatkan kinerja-nya dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi besar," ucap Hidayat.

Meskipun demikian ada satu hal yang disayangkan oleh PKS yaitu hasil survei yang dirilis beberapa lembaga survei ditanah air dimana memperlihatkan persepsi masyarakat terhadap partai-partai besar yang beberapa kader-nya tersandera kasus korupsi.

"Dukungan terhadap partai-partai yang anggota-nya banyak terlibat korupsi itu masih terbilang tinggi. 2012 sepertinya masih menyisakan anomali antara semangat pemberantasan korupsi dengan pilihan masyarakat terhadap partai yang para anggota-nya terlibat korupsi. Dan bagi kami ini ironi yang memprihatinkan," tutup Hidayat. (Eka Apriyanti)
Sabtu, 22 Desember 2012 - 02:46
http://www.sorotnews.com/berita/view/kasus-kasus-besar-akan.4583.html