Pembahasan RUU Palang Merah Hanya Berkutat di Logo dan Judul UU

Pembahasan RUU Palang Merah Hanya Berkutat di Logo dan Judul UU
JAKARTA, SON – Pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Palang Merah Indonesia (PMI) masih berkutat di lambang. Bahkan, saat rapat hari ini (16/10/2012), salah satu anggota Baleg (Badan Legislatif) malah mempermasalahkan nama UU.
 
"Sebaiknya nama judul UU ini diganti, jangan cuma UU tentang Kepalang Merahan saja. Kan UU ini tidak hanya mengatur organisasi saja," ujar Anggota Baleg DPR-RI, Rusli Ridwan saat rapat di ruang Baleg gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (16/10/2012).
 
Hal itu lantas membuat anggota Baleg dari Fraksi Golkar, Nurdiman Munir geram. "Kok kita hanya berputar-putar disini saja yah," ungkap Munir.
 
Munir berpendapat, sebaiknya lambang organisasi ini adalah red cross, karena jauh lebih netral, dibandingkan dengan lambang bulan sabit merah. Selain itu, logo red cross tidaklah sulit untuk disosialisasikan. "Sebab masyarkat sudah banyak mengetahui," ungkap Anggota Komisi III ini.
 
Seperti diketahui, beberapa Fraksi di DPR bersinggung tegang atas penetapan logo PMI.  Seperti Fraksi PKS semakin yakin untuk menggunakan Bulan Sabit Merah. Sebab, bulan sabit merah tidak hanya membahas aspek kesehatan lainnya.
 
Selain itu, logo pun lebih baik tidak menggunakan lambang PMI. Karena di kalangan internasional banyak yang beranggapan PMI digunakan oleh negara-negara kaya dan non muslim. Sementara Indonesia sendiri merupakan negara mayoritas beragama muslim.
 
"Ini kan banyak yang mempertanyakan posisi Indonesia sebagai negara muslim atau bukan," ujar anggota panja RUU PMI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. (Bisma Rizal)
Selasa, 16 Oktober 2012 - 14:02
http://www.sorotnews.com/berita/view/pembahasan-ruu-palang-merah.3672.html