Anas Langgar AD/ART

Sabtu, 15 Desember 2012 - 15:56
Anas Langgar AD/ART
Sumber gambar : Istimewa
JAKARTA, SON - Pendiri Partai Demokrat, Hengky Lutungan menyatakan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbraningrum telah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) karena melakukan rotasi kepengurusan DPP tanpa melalui prosedur AD/ART.

Hengky berpendapat bahwa Anas telah mengangkangi Dewan Pembina. "Seseorang pengurus bisa diberhentikan harus mengunakan mekanisme parpol. Dimana harus melalui majelis tinggi Partai Demokrat. Dan majelis tinggi ini adalah Dewan Pembina," ujar Hengky saat jumpa pers di Cafe Galeri,Jakarta, Sabtu (16/12/2012).

Untuk itu, salah satu jalan untuk menyelamatkan Partai Demokrat yang sudah berada di titik nadir, yaitu Anas harus mundur.

Hal senada juga diungkapkan mantan anggota Pokja AD/ART Kongres II Partai Demokrat, Subur Sembiring. Menurut dia, dalam struktur Partai Demokrat, majelis tinggi merupakan ex-officio dari Dewan Pembina yang membawahi DPP dan Dewan Kehormatan.

"Karena itulah, penggantian pengurus harus didasari keputusan majelis tertinggi," ungkapnya.

(Bisma Rizal) 
Komentar
 
Berita Terkait

Anas Keluarkan Rp 3 M untuk Usaha Tambang Batubara?

30 Mei 2014 - 13:54 · Perusahaan tambang batubara milik mantan Ketua Umum DPP Demokrat, Anas Urbaningrum akhirnya mulai...


Ke New Zealand, DPR Desak Sahkan UU Energi Panas Bumi

07 Mei 2014 - 16:30 · Ketua Pansus Energi Panas Bumi Nazaruddin Kiemas menegaskan untuk mengantisipasi terjadinya krisis...


Kuasa Hukum Anas : Kita Nanti Minta Pengadilan Panggil SBY dan Ibas

06 Mei 2014 - 02:11 · Sekalipun Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono menolak untuk menjadi saksi meringankan Mantan Ketua...


Tolak Bersaksi di Pengadilan, SBY dan Ibas Berikan Contoh Buruk

05 Mei 2014 - 20:41 · Menolak panggilan KPK untuk sekadar menjadi saksi, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah...


PDIP: Panasbung Biayai Sendiri Dukung Jokowi

22 Apr 2014 - 12:51 · Istilah 'panasbung (pasukan nasi bungkus)' yang makin populer di media sosial akhir-akhir ini...


Jakowi-Basuki