KPU beda pendapat soal Pilgub Lampung

Minggu, 24 Juni 2012 - 17:27
KPU beda pendapat soal Pilgub Lampung
Sumber gambar : ilustrasi/istimewa
LAMPUNG, SON- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung beda pendapat mengenai penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung. Timbulnya perbedaan pendapat tersebut berkaitan dengan RUU Pilkada yang saat ini sedang dibahas pemerintah dan DPR.

Ketua KPU Provinsi Lampung, Edwin Hanibal, menyatakan, pihaknya akan menggunakan UU 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah bila pembahasan RUU Pilkada tidak selesai tahun ini.
 
Menurut dia, tidak ada peraturan yang dilanggar bila pihaknya menggunakan UU yang lama sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilgub Lampung.
"Kalau RUU Pilkada belum sah, kami susun tahapan pilkadanya secepat mungkin. Kami gunakan UU yang lama (UU 32/2004)," kata Edwin kepada SOROTnews.com di Bandar Lampung, Minggu (24/6).

Pendapat berbeda disampaikan Firman Seponada, komisioner KPU Provinsi Lampung. Kata dia, Pilgub Lampung tidak bisa digelar dengan menggunakan UU 32/2004. Sebab, pasal-pasal dalam UU tersebut tidak bisa dianalogikan. "KPU kan pelaksana UU," tegas Firman.

Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung itu, menjelaskan, masa jabatan Gubernur Lampung Sjahroedin ZP berakhir pada Juni 2014. Sedangkan pada tahun tersebut bertepatan dengan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). "Pada tahun 2014 itu tidak boleh ada pilkada," tegas dia.

Dengan demikian, sambung Firman, pilihannya dipercepat atau dimundurkan. Berdasarkan surat Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) disarankan Pilgub Lampung sebaiknya digelar setelah pengesahan RUU Pilkada. "Ada kemungkinan Pilgub Lampung digelar pada 2015," tandas Firman.
 
Reporter: Hendry
Redaktur: Wenri Wanhar
 
Komentar
 
Berita Terkait

KPU Persilakan Prabowo-Hatta Gugat ke PTUN

22 Agu 2014 - 14:57 · Komisi Pemilihan Umum (KPU) berharap masalah sengketa Pemilihan Presiden 2014 selesai dengan adanya...


KPU Siap Menghadapi Segala Kemungkinan Putusan yang Terjadi Di MK

21 Agu 2014 - 12:13 · Ketua KPU Husni Kamil Manik berharap para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) untuk bisa mengungkap...


Zainal Arifin Saksi Ahli KPU: Tafsir Konstitusional Itu Tidak Tunggal

20 Agu 2014 - 16:43 · Saksi ahli Komisi Pemilihan Umum (KPU) Zainal Arifin Mochtar berharap dengan adanya sengketa...


KPU Diminta Sadar akan Terjadinya Kesalahan dalam Pilpres

19 Agu 2014 - 17:58 · Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyayangkan sikap...


Waketum Gerindra : Segera Tangkap Ketua KPU!

19 Agu 2014 - 17:18 · Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon resmi melaporkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU),...


 
Jakowi-Basuki