Mantan Staf Mahkamah Agung Diperiksa KPK

Selasa, 25 September 2012 - 13:25
Mantan Staf Mahkamah Agung Diperiksa KPK
Sumber gambar : KPK/Istimewa
JAKARTA, SON – Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang saksi kasus  pemulusan perkara tindak pidana korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, dengan tersangka adik ketua DPRD Grobogan, Sri Dartuti, hari ini, Selasa (25/9/2012).
 
Mereka yang dipanggil KPK diantaranya, mantan Staf Mahkamah Agung, Bambang Agus Purnomo dan satu orang dari kalangan swasta, Arif Faisol.
 
"Ya, diperiksa sebagai saksi kasus Semarang," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Selasa (25/9/2012).
 
Seperti diketahui, kasus ini bermula ketika KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Pengadilan Negeri Semarang, 17 Agustus lalu. Saat itu hakim pengadilan Tipikor Semarang, Kartini Juliana Marpaung (KJM) tertangkap tangan menerima uang suap Rp150 juta.
 
Bersama Kartini, hakim ad hoc Tipikor Pontianak, Heru Kusbandono (HK) dan Sri Dartuti (SD) yang merupakan adik Ketua DPRD Grobogan non-aktif, M Yaeni, juga ikut ditangkap Komisi pimpinan Abraham Samad itu.
 
Uang tersebut disinyalir sebagai pelicin dalam pengurusan perkara dugaan korupsi dana perawatan mobil dinas di DPRD Gerobogan senilai Rp1,9 Miliar yang telah menjerat Ketua DPRD Grobogan, M Yaeni.
 
Dalam kasus dugaan korupsi itu, Kartini dan kawan-kawan sempat memunculkan keputusan kontroversial dengan mengabulkan penangguhan penahanan yang membuat M Yaeni dapat berkeliaran bebas selama sidang.
 
Atas perbuatannya, KJM diduga melanggar pasal 5 ayat 2 atau pasal 6 ayat 2 atau pasal 11 atau pasal 12 huruf a atau b atau c UU Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHAP.
 
Sedangkan HK diduga melanggar pasal 5 ayat 2 atau pasal 6 ayat 2 atau pasal 11 atau pasal 12 huruf a atau b atau c atau pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau c atau pasal 6 ayat 1 UU Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHAP. Untuk SD diduga melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 6 ayat 1 huruf a  Atau pasal 13 UU Tipikor junto UU Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHAP.   (Heru Budhiarto)
Komentar
 
Berita Terkait

Tak Paham Kasus Perkosaan, Fadli Zon Minta Puan Maharani Banyak Membaca

04 Mei 2016 - 14:41 · Menyusul ketidaktahuan Menko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) Puan Maharani tentang kasus...


Ketua MPR RI: Perlawanan Terhadap Narkoba Harus Total

04 Mei 2016 - 14:36 · Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menegaskan jaka Indoensia saat ini sudah darurat narkoba, karena yang...


Fadli Zon: Tak Ada Manfaatnya Debat Tebusan 10 WNI

04 Mei 2016 - 13:03 · Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menegaskan jika kita tidak usah berdebat soal ditebus dengan uang atau...


Farouk Muhammad Minta Optimalkan Masa Reses untuk Pembangunan Daerah

03 Mei 2016 - 13:43 · Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad, mendorong seluruh anggota DPD RI mengoptimalkan waktu reses...


Lukman Hakim Memimpin 2000 Rohis untuk Ikrar Kebangsaan

03 Mei 2016 - 13:10 · Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin memimpin lebih dari dua ribu pengurus Rohani Islam (Rohis)...


Jakowi-Basuki
 
tshirthangout-banner_300x250