Takut Dimusuhi TNI dan Polri, SBY Ogah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Minggu, 23 September 2012 - 13:38
Takut Dimusuhi TNI dan Polri, SBY Ogah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM
Sumber gambar : Demo penuntasan kasus pelanggaran HAM
JAKARTA, SON – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap telah sengaja membiarkan penuntasan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berlarut-larut, lantaran tidak ingin kehilangan kekuatan dari TNI dan Polisi.
 
Kasus pelanggaran HAM yang masih mandeg itu antara lain, peristiwa Semanggi I, II, Trisakti, pembunuhan aktivis HAM Munir, kasus Tanjung Priok dan tragedi 1965.
 
"SBY tampaknya ingin cari aman, enggak mau kehilangan kekuatan dari TNI dan polisi," ujar Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Harry Azhar di kantor Kontras Jalan Borobudur, Minggu (23/9/2012).
 
Maksud dari mencari aman, dijelaskan Harry, yakni popularitas SBY sekarang semakin menurun, sehingga SBY tidak mau mengambil resiko untuk dimusuhi oleh TNI maupun polisi.
 
"Enggak mau ambil resiko lah, dulu kan Gus Dur turun karena dimusuhi sama TNI," ujar Harry.
 
Oleh karena itu, selama pola pikir pemimpin negara mencari aman, Harry meyakini, kasus pelanggaran HAM tidak akan tuntas. (Heru Budhiarto)
Komentar
 
Berita Terkait

Pimpinan DPR RI Serahkan Bantuan untuk Korban Longsor Banjarnegara

16 Des 2014 - 14:38 · Ketua DPR RI Setya Novanto didampingi para wakilnya, Agus Hermanto, Taufik Kurniawan, dan Fahri...


Golkar Siap Gugat Menkumham Yasonna Laoly

16 Des 2014 - 13:21 · Golkar kubu Aburizal Bakrie (ARB) tidak menyangka Menkumham Yasonna Laoly akan mengambil sikap...


Golkar Sebut Kemenkumham Tidak Independen

16 Des 2014 - 12:18 · Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo menyesalkan keputusan Menkum HAM Yasonna Laoly,...


Kemekumham Minta Konflik Golkar Diselesaikan oleh Mahkamah Partai

16 Des 2014 - 12:07 · Kementerian hukum dan hak asasi manusia (Kemenkumham) Yasonna Laoly akhirnya tidak memberi...


Idrus Marham Yakin Pemerintah Tidak Acak-acak Golkar

15 Des 2014 - 18:21 · Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham tetap yakin jika pemerintahan Jokowi-JK tidak memecah-belah...


 
 
Jakowi-Basuki