Tim Terpadu Piramida Gunung Padang Telah Dibentuk

Rabu, 16 Mei 2012 - 19:16
Tim Terpadu Piramida Gunung Padang Telah Dibentuk
Sumber gambar : rmol.com
RMOL. Dalam waktu tidak lama lagi teka-teki mengenai keberadaan piramida yang tertimbun di bawah Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, akan terkuak. Sebuah tim yang terdiri dari sejumlah pakar telah terbentuk. Merekalah yang akan bahu membahu menguak misteri itu.

Menurut Kordinator Tim Bencana Katastropik Purba, Erick Ridzky, tim itu diperkuat oleh ahli arkeologi, geologi, sejarah, sosiologi bahkan ahli budaya.

Erick Ridzky yang juga Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) menyebut tim itu sebagai Tim Terpadu Penelitian Mandiri Gunung Padang.

"Beliau-beliau adalah kontributor penting dalam setiap tahap penelitian ini, dimana sumbangsih terhadap metode dan kritik adalah kelebihan dari tim ini," terang Erick dalam rilis yang diterima redaksi, Rabu petang (16/5).

SKP BSB Andi Arief menjadi salah seorang anggota Dewan Pengarah bersama Prof. Dr. Gumilar Rusliwa Soemantri (Rektor UI), Dr. Hasan Jafar (Guru Besar UI), Prof. Dr. Harry Truman Simanjuntak (ahli paleolitik), Prof. Dr. Nina Herlina Lubis, M.S. (sejarawan), Prof. Dr. Zaidan Nawawi, M.Si. (Ketua Forum Guru Besar), Dr. Soeroso, M.P., M.Hum. (arkeolog senior), dan Acil Darmawan Hardjakusumah (budayawan).

Masih menurut Erick, di jajaran peneliti juga terjadi perluasan dengan melibatkan ahli dengan latar belakang ilmu yang lebih lengkap.

Tercatat selain Dr. Danny Hilman Natawidjadja (Geotek LIPI), Dr. Ali Akbar, S.S., M.Hum. (Ketua Masyarakat Arkeologi Indonesia), Dr. Andang Bachtiar (Geolog dan Dewan Penasehat  IAGI), Dr. Wahyu Triyoso (Seismology ITB), Dr. Undang A. Darsa, M.Hum. (Filolog), Dr. Pon Purajatnika (Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Barat), Dr. Andri Hernandi, (Ahli Petrografi).

"Selain tergabung di tim karena idealisme dan pengabdian pada ilmu pengetahuan, keinginan yang kuat agar penelitian penting ini bisa dilakukan oleh anak bangsa sendiri, juga menjadi harapan mereka," katanya.

Sambung Erick, tim ini diharapkan bisa menjadi model untuk penelitian penting lainnya, dimana prakarsa masyarakat dan bentuk koordinasi yang difasilitasi negara bisa lebih dikembangkan.

"Konkritnya ini adalah bentuk lain dari gerakan civil society dilapangan sejarah dan peradaban, jadi tidak melulu diisu HAM dan demokrasi," demikian Erick. [guh]
Komentar
 
Berita Terkait

Pilpres Jangan Politisasi Isu Sentimen Suku, Agama, Ras, dan Golongan

17 Jun 2014 - 07:00 · Sejumlah tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah berkumpul di Jakarta untuk...


Akibat Gunung Kelud, 18 Pesawat Masih Belum Diterbangkan

16 Feb 2014 - 15:23 · Bupati Sidoarjo Saiful Illah melakukan sidak di bandara Pengelola Bandara Internasional Juanda....


Gunung Kelud Meletus, 5 Penerbangan Ditutup

14 Feb 2014 - 11:18 · Akibat letusan dan abu Gunung Kelud yang cukup dahsyat, yang meletus pada Kamis (13/2/2014) pukul...


Abu Gunung Kelud Sampai Madura, Jateng, dan Yogyakarta

14 Feb 2014 - 11:10 · Abu vulkanik akibat letusan Gunung Kelud ternyata cukup dahsyat, yang meletus pada Kamis...


Dari 127 Gunung Api Aktif, 19 Diantaranya Berstatus Waspada

04 Feb 2014 - 04:01 · Hingga saat ini tercatat 19 gunung api ini berstatus Waspada (Level II) dengan kata lain ada...


Duh, Nasib Bangsa Ini

17 Des 2014 - 20:24 · Sesuai dengan tema diskusi yang saya sajikan sejak 2008 hingga akhir tahun 2014 ini di berbagai...


 
 
tshirthangout-banner_300x250