TNI ngotot tanah sengketa di Sumbermanjing Wetan miliknya

Sabtu, 07 Juli 2012 - 15:02
TNI ngotot tanah sengketa di Sumbermanjing Wetan miliknya
Sumber gambar : Lahan Sumbermanjing Wetan/sorotnews.com
MALANG, SON- Konflik lahan di Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang terus berlanjut. TNI dan masyarakat sipil setempat mengklaim tahan seluas 620 hektar adalah milik mereka.
 
Kedua belah pihak yakni pusat koperasi angkatan darat (Puskopad) ADAM V Brawijaya, tetap mengkalim lahan tersebut adalah milik negara. Begitu juga warga, pihaknya juga mengklaim milik warga setempat. Akibat hal itulah akhirnya Jumat kemarin terjadi bentrok yang menyebabkan 8 warga luka-luka, sementara di pihak TNI 5 mengalami luka-luka.
 
"Korban dari anggota TNI ada lima orang yang mengalami luka parah dikepala. Langkah kita sudah benar. Tidak melanggar aturan. Karena lahan tersebut adalah milik negara. Kita mau mencabut patok yang dipasang warga. Karena lahan itu milik negara," kata Kapendam V Brawijaya Letkol Arm Totok Sugiharto, dihubungi wartawan, Sabtu (7/7) siang.
 
Menurutnya, status lahan tersebut, pada tahun 1973 telah diterbitkan Surat Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 263/Kpts/Um/6/1973 tgl 2 Juni 1973, tentang penyerahan Perkebunan Telogorejo kepada Kodam VIII Brawijaya seluas 1.230.400 Hektare, yang meliputi 4 Afdeling.
 
"Pertama, di Dusun Harjokuncaran (Afdeling Banaran dan Wonosari). Kedua di Dusun Ringinkembar (Afdeling Pancurejo dan Sumbermas)," jelasnya
 
"Dengan landasan itu, jelas lahan tersebut milik negara yang sudah diserahkan ke Kodam VIII Brawijaya dan saat ini ditangani oleh Pusat Koperasi Angkatan Darat (Puskopad) ADAM V Brawijaya," tegasnya.
 
Ditanya soal kronologis terjadinya bentrokan, saat empat pleton itu akan kelokasi, tiba-tiba dihadang oleh warga. Personel TNI AD yang akan mencabut patok tak boleh masuk ke areal lahan oleh warga.
 
"Kita dihadang warga. Mereka (warga) yang beringas. Karena ada anggota yang terluka personel mencoba mengamankan diri. Akhirnya ada lima personel yang jadi korban luka-luka," pungkasnya.
 
 
Reporter : Muhammad Irfan
Redaktur : Bowo Santoso
Komentar
 
Berita Terkait

Golkar Munas Bali Siap Selesaikan Konflik Di Pengadilan

19 Des 2014 - 14:55 · Bendahara Umum DPP Partai Golkar versi Munas Bali, Bambang Soesatyo menyatakan pesimis Mahkamah...


Kemekumham Minta Konflik Golkar Diselesaikan oleh Mahkamah Partai

16 Des 2014 - 12:07 · Kementerian hukum dan hak asasi manusia (Kemenkumham) Yasonna Laoly akhirnya tidak memberi...


DPR Minta RUU Kamnas Tidak Mempertajam Konflik TNI/Polri

11 Des 2014 - 16:23 · Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) sebagai inisiatif pemeirntah akan...


Sekjen DPR RI Adakan Diklat Kompetensi Pegawai agar Tidak Terseret Konflik DPR RI

10 Des 2014 - 11:39 · Sekjen DPR RI Winantuningtyastiti membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengembangan Kompetensi...


Hindari Konflik, Negara Harus Jamin Kesejahteraan TNI/Polri

01 Des 2014 - 16:32 · Untuk menghindari konflik dan bentrok antara TNI/Polri di tengah masyarakat, maka negara harus...


RegionalLainnya »rss

Misbakhun Serap Aspirasi Dari Desa Terpencil Di Probolinggo

19 Des 2014 - 21:22 · Dihadapan Misbakhun Kiai Badri memaparkan, selama ini belum ada anggota DPR yang menyambangi Desa...


 
tshirthangout-banner_300x250